• Home
  • Sintech_Community
  • My Forum
  • Sport
  • Lirik_Lagu
  • Minggu, 31 Mei 2009

    You're Beautiful

    My life is brilliant
    My love is pure
    I saw an angel
    Of that I’m sure
    She smiled at me on the subway
    She was with another man
    But I won’t lose no sleep on that
    ’Cause I’ve got a plan

    You’re beautiful. You’re beautiful
    You’re beautiful, it’s true
    I saw you face in a crowded place
    And I don’t know what to do
    ’Cause I’ll never be with you

    Yeah, she caught my eye
    As we walked on by
    She could see from my face that I was
    loving high
    And I don’t think that I’ll see her again
    But we shared a moment that will last till the end

    You’re beautiful. You’re beautiful
    You’re beautiful, it’s true
    I saw you face in a crowded place
    And I don’t know what to do
    ’Cause I’ll never be with you
    You’re beautiful. You’re beautiful
    You’re beautiful, it’s true
    There must be an angel with a smile on her face
    When she thought up that I should be with you


    But it’s time to face the truth
    I will never be with you

    Kamis, 21 Mei 2009

    Kumohon....

    Hal yang sudah aku putuskan secara mendadak itu memang sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, aku yang semua orang tahu bahwa sedang kuliah dan belajar tiba-tiba akan berhenti dan bekerja di tempat yang jauh. Aku memaklumi itu semua. Semua ini terjadi begitu mendadak.

    Tapi inilah hidup. Tidak semua orang bisa menerima keputusan yang aku buat, meskipun itu untuk masa depanku. Mereka sangat sedih dengan keputusan itu. Mereka berkata bahwa aku tidak memikirkan keadaan mereka yang akan bersedih dengan ketidakhadiran diriku di hari-hari mereka lagi. Mereka bilang aku egois. Mereka bilang aku hanya memikirkan diri aku sendiri.

    Aku begitu bingung sekaligus sangat sedih dengan reaksi mereka ini.
    Bagaimana mungkin mereka akan berkata seperti itu?
    Tidakkah mereka berfikir bahwa ada orang yang paling bersedih dengan keputusan aku ini?
    Tidakkah mereka berfikir bahwa ada orang yang sangat sedih dengan perkataan mereka?
    Tidakkah mereka berfikir bahwa ada orang yang sangat berat meninggalkan mereka dan semua yang disayanginya?
    Tidakkah mereka berfikir bahwa ada orang yang paling ingin menangis dengan keputusan itu meskipun dia menahan dan tidak memperlihatkannya karena hatinya yang keras?


    Itu semua adalah AKU!!!


    Akulah orang yang sangat sedih dengan keputusan aku sendiri!!
    Akulah orang yang sangat marah kepada realita!! Kepada hidup!! Kepada diriku sendiri!!
    Akulah orang yang sangat sedih mendengar, melihat dan membayangkan mereka nantinya tanpa diriku!!

    Tidakkah mereka pernah menempatkan diri mereka di posisi diriku?
    Tidakkah mereka berpikir bahwa akulah orang yang sangat tersiksa dengan keadaan ini??
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa aku tidak akan bisa lagi melihat wajah-wajah yang ingin aku lihat setiap harinya?!
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa aku tidak akan bisa lagi melihat wajah orang yang sangat aku sayangi?!
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa mereka tidak sendirian, mereka masih memiliki teman dan sahabat yang bisa berbagi duka dan suka dengan mereka sementara aku hanya sendirian di sana tanpa ada yang memperhatikan?!
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa mereka masih bisa bertemu satu sama lain sementara aku akan sangat merindukan mereka tetapi tidak bisa menyalurkannya meskipun hanya untuk melihat wajah mereka?!
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa aku tidak akan bisa lagi melakukan aktivitas yang aku senangi lagi?!
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa kaputusan ini aku buat adalah demi kebaikan diriku dan semua orang?!
    Tidakkah mereka tahu bahwa aku memikirkan mereka sebelum memutuskan hal itu?!
    Apakah mereka tidak ingin melihat aku bahagia?!
    Apakah mereka tidak ingin aku maju?!
    Kenapa mereka hanya memikirkan diri mereka tanpa memikirkan diriku dan posisiku ini?!
    Tidakkah mereka bisa mengerti diriku seperti diriku yang sangat mengerti diri mereka?!
    Tidakkah mereka pernah berfikir bahwa akulah yang akan kehilangan segalanya!!!
    Tidakkah mereka berfikir bahwa mereka mengecewakan diriku!!!

    Aku sangat menyayangi kalian semua. Aku harap kalian juga begitu. Oleh karena itu, jika kalian menyayangiku, tolong ikhlaskan kepergianku. Jangan hanya di ucapkan saja, tapi perlihatkan.
    Aku pergi demi kebaikanku. Aku tidak pernah tidak mengerti perasaan kalian. Aku bahkan sangat mengerti. Tolong kalian juga coba mengerti perasaanku.

    Aku harus tetap menjalaninya.
    Aku tidak bisa mundur.
    Kita semua masih bisa berkumpul lagi jika kita mau.
    Aku pergi bukanlah selamanya.
    Aku pergi untuk kembali (kata Pasto)....

    Relakan diriku pergi, maka aku akan bisa pergi dengan senyum di wajahku dan dengan hati yang lebih baik.
    Kemudian, dukung aku, dorong aku.
    Aku tahu kesedihan ini hanya sementara.
    Aku tahu, bahwa akan tiba saat dimana kalian akan terbiasa tanpa kehadiranku.


    Demi temanmu ini wahai sahabat-sahabatku....
    Demi kebaikannya dan masa depannya....
    Kita semua mempunyai jalan hidup masing-masing....
    Percayalah, kita akan bersama jika memang sudah takdirnya berjodoh....
    Semua berjalan sebagaimana mestinya..
    Aku menyayangi kalian semua....



    Life Is Go On....

    Life Will Find The Way...

    Rabu, 20 Mei 2009

    Keputusan berat....sangat berat

    Hari itu, senin tanggal 18 mei 2009 pukul 16.58 PM ........

    Aku telah membuat sebuah keputusan besar menyangkut masa depan ku.....
    Hal yang menyangkut jalan hidup ku.....
    yang merubah warna hidup ku......

    Saat ini aku masih terdaftar sebagai mahasiswa UIN Suska Riau fakultas Sains teknologi jur.Sistem Informasi semester 2.....
    Saat ini aku juga lagi sibuk-sibuknya ngadapin MID.....
    Saat ini aku juga lagi seneng-senengnya kuliah....

    Tapi, inilah hidup....
    disaat kondisi diriku yang seperti ini, aku di terpa oleh pilihan yang begitu membingungkan....
    begitu merumitkan....
    begitu menggiurkan sekaligus sedikit menyengsarakan (meskipun sepertinya hanya sebentar).....

    Aku memiliki seorang pakde yang bekerja di sebuah 'alat negara' di Siak. Beliau meminta diriku untuk dapat mengisi lowongan pekerjaan dalam bidang yang dibawahinya...
    Beliau menyingkirkan puluhan, bahkan ratusan pelamar yang mencoba melamar pekerjaan tersebut demi memasukkan nama diriku.....
    Aku tersanjung dengan tawaran itu, karena itu artinya pakde ku mengakui kemampuan diriku yang aku saja menganggap tidak seberapa....
    Padahal, diantara nama itu ada yang bergelar sarjana yang notabene tingkat pendidikannya jauh diatasku....
    Tapi pakde ku rela melakukan sebuah nepotisme demi ponakannya ini....
    Beliau juga berkata bahwa beliau sudah harus memilih paling lambat malamnya, setelah beliau "terbang" ke Jakarta....
    Bahkan beliau telah membuat SK atas nama diriku....
    Memang sebuah keegoisan yang memaksa aku untuk menerimanya....
    Beliau berkata bahwa beliau akan memilih saudaraku yang lain jika aku tidak menerimanya...
    Hal ini juga sekaligus pernyataan bahwa beliau tidak akan menerima para pelamar yang ratusan tersebut......
    Aku diminta agar langsung memutuskan di saat itu juga, detik itu juga ....
    Saat itu juga beribu hal langsung masuk ke dalam otak ini dan langsung diproses ....
    Begitu banyak yang kupikirkan ...
    Semuanya kupikirkan : Keluarga, kuliahku, kesibukan yang akan kudapatkan, dan teman-temanku......

    Membayangkan apa yang terjadi jika aku menolak yang mungkin tidak akan aku terima lagi......
    Membayangkan pengorbanan pakde ku yang tentu juga akan kecewa jika aku menolak.....
    Membayangkan kekecewaan yang diterima oleh para pelamar yang tidak diterima.....

    Memang sudah menjadi sifatku yang begitu perasa dengan perasaan orang lain....

    Aku berfikir....
    'ini adalah sebuah tawaran yang tidak akan datang 2 kali, aku kuliah untuk bekerja setelahnya, jika sekarang kerja itu sudah didapat apalagi dengan cuma-cuma tanpa perlu aku bersusah payah, kenapa aku mesti menolaknya? Cepat atau lambat aku memang harus bekerja, hanya masalah waktu saja yang berbicara.....
    Kemudian, bagaimana dengan kuliah yang sedang aku jalani?
    Apakah kedua orangtuaku menerimanya?
    Bagaimana reaksi teman-teman dan sahabat-sahabat nanti?

    '
    Tidak bisa aku ingkari bahwa aku memang ingin bekerja....
    Apalagi kerjaan ini langsung dibawah pengawasan pakde ku yang masih lama pensiunnya....
    Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada bekerja dibawah pengawasan keluarga sendiri yang tentunya akan melindungi dari kekejaman dunia kerja, apalagi jika keluarga itu memiliki posisi yang tinggi.....
    Gaji lumayan untuk Honorer.....
    Aku juga masih bisa kuliah untuk mendapatkan gelar sarjana karena aku kerja hanya sampai jumat, meskipun harus Ekstensi di tempat lain dan pulang balik Pekanbaru-Siak di akhir minggu.....
    Jadi, tidak ada masalahkan?
    Aku melihat masa depan yang cerah untuk hidupku....

    Karena itulah aku menerima permintaan dari pakde ku ini.....
    Dengan segala resiko dan tantangannya.....

    Ketika aku berkata menerimanya, Pakde ku itu tersenyum senang dan puas.....
    Begitu juga dengan kedua Orangtuaku yang ada di situ, yang ternyata juga menyarankan aku untuk menerimanya, yang memang menyerahkan semua keputusan ke tanganku sendiri karena akulah yang mengatur hidup ku sendiri, akulah yang menentukan kemana hidup ini akan melangkah, mereka yang percaya akan anaknya yang akan membuat keputusan yang terbaik dan mereka akan mendukungnya.....
    Aku senang dan bahagia mendengar perkataan mereka semua....
    Pakde ku malam itu pergi ke Jakarta dan akan balik pada hari Jumat untuk menyelesaikan yang tersisa....
    Aku sendiri senang bukan main akan segera bekerja dan tidak sabar menunggu hari Jumat itu tiba.....

    Senin, 18 Mei 2009

    Kerumitan Hidup

    Hidup memang tidak bisa kita tebak,
    disaat kita sedang menikmati sesuatu,
    kita malah diberi sesuatu yang lain.....

    Hidup ini memang rumit,
    disaat kita sedang berusaha menyelesaikan sesuatu,
    kita malah mendapat sesuatu yang baru......

    Hidup ini memang seba salah,
    disaat kita mantap dengan keputusan kita,
    akan ada saja yang menggoyahkan keinginan kita......

    Hidup ini perjuangan,
    disaat semua orang mendukung,
    akan ada sesuatu yang membuat kita jadi menyerah......

    Hidup ini tak terduga,
    disaat kita dekat dengan seseorang,
    esok kita tiba-tiba berpisah dengannya.......

    Hidup ini keputusan,
    hal yang kita tetapkan demi masa depan,
    jangan dirubah demi semua orang.......

    Hidup ini pencarian,
    disaat kita telah selesai mencari,
    kita diharuskan untuk mencari hal yang lainnya lagi......

    mencoba untuk menguatkan hati,
    mencoba untuk menanggung resiko,
    mencoba untuk mencari,
    mencoba untuk berani mencoba,
    adalah hal yang paling aku inginkan dalam hidup ini......
     
    ©2009 Bibi dan info lainnya | by TNB